Senin, 26 November 2012

tak ada

Tak ada kisah yang tak tersampaikan.
Tak ada penyampaian yang tak bertujuan.
Tak ada tujuan yang tak melangkah.
Tak ada langkah yang tak diam.
Tak ada keterdiaman yang tak berbisik.
Tak ada bisikan yang tak terdengar.
Tak ada pendengaran yang tak menilai.
Tak ada penilaian yang tak terangkai.
Tak ada rangkaian yang tak tersambung.
Tak ada sambungan yang tak putus.
Tak ada keputusan yang tak baik.
Tak ada kebaikan yang tak terlihat.
Tak ada penglihatan yang tak  merasa.
Tak ada perasaan yang tak meratap.
Tak ada ratapan yang tak rapuh.
Tak ada kerapuhan yang tak hancur.
Tak ada kehancuran yang tak tenang.
Tak ada ketenangan yang tak ramai.
Tak ada keramaian yang tak bising.
Tak ada kebisingan yang tak pekak.
Tak ada pekikan yang tak bersuara.
Tak ada suara yang tak meracau.
Tak ada racauan yang tak terucap.
Tak ada ucapan yang tak sakit.
Tak ada kesakitan yang tak tersentuh.
Tak ada sentuhan yang tak bermakna.
Tak ada makna yang tak hidup.
Tak ada kehidupan yang tak berwarna.
Tak ada warna yang tak berbeda.
Tak ada perbedaan yang tak bersenandung.
Tak ada senandung yang tak berirama.
Tak ada irama yang tak berkicau.
Tak ada kicauan yang tak indah.
Tak ada keindahan yang tak menginspirasi.
Tak ada inspirasi yang tak tertulis.
Tak ada tulisan yang tak terbaca.
Tak ada bacaan yang tak tersusun.
Tak ada susunan yang tak teratur.
Tak ada aturan yang tak dilanggar.
Tak ada pelanggaran yang tak terhakimi.
Tak ada penghakiman yang tak adil. Tak ada keadilan yang tak sempurna.
Tak ada kesempurnaan yang tak pincang.
Tak ada kepincangan yang tak jalan.
Tak ada jalanan yang tak berkelok.
Tak ada kelokan yang tak melengkung.
Tak ada lengkungan yang tak berarah.
Tak ada arah yang tak berujung.
Tak ada ujung yang tak mungkin.
Tak ada kemungkinan yang tak ada.
Tak ada keadaan yang tak mengada-(ng-ada) ??? ...